Beranda · Orang Ngetren · Berita Ngetren · Gadget Ngetren Aplikasi Ngetren Masakan Ngetren

Bulan September, Bulan Demo dan Meroketnya Dollar. Salah Siapa?



Bulan September, Bulan Demo dan Meroketnya Dollar. Salah Siapa?
Ini mungkin salah satu postingan curhat admin. Tidak terasa kita sudah memasuki bulan September, dimana bulan kemarin kita disuguhkan banyak sekali berita tentang ketidakpuasan masyarakat tentang kenaikan dollar yang menyebabkan semua bahan pokok naik. Bulan kemarin kita juga disuguhkan dengan pernyataan pemerintah yang menyalahkan masyarakat yang terlalu takut akan naiknya dollar, sehingga menyebabkan ekonomi ini semakin terpuruk.

Di bulan September ini dijadwalkan akan adanya demo para buruh. Dimana isi dari demo ini tak lain hanya untuk memberi peringatan ke pemerintah atas terjadinya lonjakan dollar yang mengakibatkan kebutuhan masyarakat kecil dan menengah tak terkendali.

Sebagian dari kita mungkin akan bertanya dan memberikan pendapat tentang demo. Kenapa mereka mendemo? Apa tidak ada kerjaan lain apa selain demo? Memang pernyataan ini logis, namun coba kita berpikir sebentar. Betapa banyak kebijakan pemerintah saat ini yang secara tidak langsung menyakiti golongan kecil dan menyenangkan pihak luar. Sebagai contoh kebijakan pemerintah yang mendatangkan tenaga kerja asing (Tiongkok) untuk mengerjakan beberapa proyek investasi yang disetujui dengan Negara Tiongkok (China). Mungkin kami sebagai orang awam akan berpikir, rakyat Indonesia saja masih susah mencari pekerjaan malah mendatangkan tenaga asing.

Itu masih satu atau beberapa kebijakan pemerintah sekerang yang cenderung seperti menjual dan mempermainkan rakyat. Tapi kami selalu berpikir positif dengan kebijakan tersebut. Kami akan selalu berpikir itu semua hanya untuk kepentingan rakyat. “Mereka jual kita beli”, mungkin kalimat itu yang cocok untuk menanggapi kebijakan pemerintah saat ini.

Dengan moto kabinet yang dibangun adalah KERJA KERJA dan KERJA. Itu membuktikan bahwa kita sebagai masyarakat kecil maupun menengah diwajibkan untuk berusaha semampu kita untuk kerja. Kita seolah-olah disuruh jangan lihat yang lain. Namun kerja dan kerja adalah tugas rakyat Indonesia. Mengenai Negara biarkan kami (pemerintah) yang mengatur. Begitulah kira-kira makna yang saya dapat dari motto kabinet KERJA ini.

Saya sebagai salah satu manusia yang hidup dan lahir di Indonesia tidak akan mampu melawan pemerintah. Namun saya akan sangat senang hati menguraikan isi hati saya sebagai rakyat. Motto saya adalah Kerja Nyata, Kerja Ikhlas, Kerja Cerdas namun tetap memperhatikan hati nurani. 

Artikel keren lainnya:

Belum ada tanggapan untuk "Bulan September, Bulan Demo dan Meroketnya Dollar. Salah Siapa?"

Post a Comment